Jember - Patut kita bangga dengan kabar tradisi toleransi dari umat Katolik di Jember. Melalui Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI. Warung ini dibuka di halaman klinik kesehatan panti siwi di jalan kartini Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, acara ini bertajuk Warung Kasih, sebagai simbol kasih kepada sesama tanpa memandang latar belakang agama. “Kami ingin mendukung saudara-saudara kami yang menjalankan ibadah puasa dengan berbagi menu berbuka,” ujar Ketua WKRI Jember Valentina Indarti.
Warung kasih ramadan dengan menyediakan menu buka puasa murah meriah. satu paket nasi lengkap dengan lauknya dijual hanya 2 ribu rupiah. Warung kasih ramadan membantu umat muslim yang masih berada di jalan saat waktu buka puasa tiba.
Baca Juga: Susunan Presidium KWI Pusat 2022-2025
Warung buka setiap sore menjelang waktu berbuka puasa. Warung ini menyediakan 200 paket nasi sehat bergizi lengkap dengan air mineral untuk buka puasa umat muslim. Satu paket makanan dijual murah, yakni 2 ribu rupiah.
Warung kasih ramadhan dibuka setiap bulan Ramadhan dan sudah berjalan selama 20 tahun. Warung ini banyak dirasakan manfaatnya oleh umat muslim, terutama abang becak, pengemudi ojek, pengemudi angkutan umum hingga pedagang kaki lima yang belum sempat pulang saat waktu buka puasa.
Warung kasih ramadan bentuk kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Jember. Warung ini wujud kebersamaan di tengah ancaman intoleransi.
Acara berbagi menu berbuka ini sudah dilakukan para jemaat Katolik di Jember selama hamper 20 tahun terakhir. Selama kurun waktu itu pula, hanya sekali acara ini absen yakni pada puasa tahun lalu. Dengan pertimbangan pandemi Covid-19 yang sedang memuncak, jemaat Katolik di Jember memutuskan untuk mengganti format acara berbagi tersebut.
Baca Juga: Itensi Doa Paus Bulan April: Ciptakan Budaya Tanpa Kekerasan
“Karena banyak tukang becak ataupun pedagang keliling yang bertanya kepada kami, mengapa Warung Kasih tidak buka lagi. Saya sampaikan dengan pertimbangan pandemi untuk jaga jarak. Namun mereka berharap agar tradisi Warung Kasih tahun ini kembali dilanjutkan dan konsekuensinya mereka siap dengan aturan protokol kesehatan seperti jaga jarak,” kata Valentina.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Warung Kasih dipusatkan di panti sosial milik gereja yang berada persis di samping Gereja Katolik Santo Yusup, Jember. Lokasinya juga berdekatan dengan Masjid Jamik Baitul Amien yang merupakan salah satu simbol kota Jember.









luar biasa
BalasHapus