Langkah Pengakuan Dosa
Ada beberapa langkah
yang bisa kamu lakukan sebelum kamu pengakuan dosa, saat melakukan pengakuan
dosa dan setelah pengakuan dosa. Berikut adalah langkah yang bisa kamu lakukan
sebelum memulai pengakuan dosa.
Sebelum Pengakuan Dosa
1. Mencari Tahu Kapan
Pengakuan Dosa Diadakan
Kebanyakan gereja
mengadakan pengakuan dosa sebelum hari raya paskah dan natal, hal ini agar kita
pantas untuk mengikuti hari raya paskah dan natal dengan lebih baik. Ada juga
beberapa gereja yang melayani pengakuan dosa setiap hari atau setiap minggu.
Jika jadwal yang ada tidak sesuai dengan jadwal kamu. Kamu bisa secara pribadi
menghubungi romo dan menjadwalkan pertemuan sendiri dengan Romo untuk mengaku
dosa. Biasanya yang meminta jadwal sendiri kepada Romo jika pengakuan dosa akan
berlangsung lama (lebih dari 15 menit) atau kamu melakukan dosa besar atau
sudah lama tidak mengaku dosa.
2. Benar-benar
Menyesali Dosa
Dasar agar pengakuan
dosa mu dapat diterima adalah perasaan benar-benar menyesal. Kamu harus
merenungkan dosa yang pernah kamu buat dan benar-benar menyesali dosa yang kamu
lakukan dan memiliki keinginan untuk tidak melakukannya lagi. Untuk menunjukkan
kepada Tuhan bahwa penyesalan kamu tulus dari hati, lakukan lah pengakuan dosa
dengan hati yang rendah hati. Namun hal ini tidak berarti bahwa kamu tidak akan
pernah berdosa lagi ya. Kita sebagai manusia akan melakukan dosa setiap hari.
Anda hanya bertekad untuk berusaha menjauhi situasi-situasi yang dapat
menjatuhkan kamu dalam dosa. Jika anda mau, Tuhan akan membantu anda menolak
godaan, selama anda juga sungguh mau memperbaiki diri Anda.
3. Lakukan Pemeriksaan
Batin
Kamu bisa merenungkan
dosa yang pernah kamu perbuat dan mengapa perbuatan itu merupakan dosa.
Renungkan rasa sakit yang dialami Tuhan karena dosa mu dan karena itu juga
Yesus harus menebus dosa dan menderita di kayu salib. Beberapa hal yang bisa
kamu renungkan adalah sebagai berikut dengan mengajukan pertanyaan kepada diri
sendiri.
Kapan terakhir kali aku
mengaku dosa? Apakah aku melakukan pengakuan dosa secara tulus dan lengkap pada
waktu itu?
Apakah aku membuat
janji khusu kepada Tuhan pada waktu itu? dan apakah aku sudah memenuhi janji
tersebut apa aku tetap melanggar nya?
Apakah aku melakukan
dosa besar sejak pengakuan dosa ku yang terakhir?
Apakah aku sudah
menaati Sepuluh Perintah Allah dengan baik?
Apakah aku pernah
ragukan imanku dan Yesus?
4. Membaca Alkitab
Ayat yang bagus untuk
memulai yaitu 10 Perintah Allah di Keluaran 20 : 1-17 atau Ulangan 5 : 6-21.
Berikut ini beberapa ayat untuk mengingatkan bahwa Tuhan menyambut kita dengan
penuh kasih:
“Tetapi kalau kita
mengakui dosa-dosa kita kepada Allah, Ia akan menepati janji Nya dan melakukan
apa yang adil. Ia akan mengampuni dosa-dosa kita dan membersihkan kita dari
segala perbuatan kita yang salah” 1Yohanes 1 : 9
Kepada siapa dosa harus
diakui dan mengapa?
“Terhadap Engkau,
terhadap Engkau saja aku berdosa, dan kulakukan apa yang Kau anggap jahat.”
Mazmur 51 : 6.
Bagaimana mungkin
dosa-dosa kita diampuni ?
“Tetapi kalau ada yang
berbuat dosa, maka kita mempunyai seorang pembela yaitu Yesus Kristus yang adil
itu; Ia akan memohon untuk kita di hadapan Bapa. Dengan perantaraan Yesus
Kristus itulah dosa-dosa kita diampuni. “1 Yohanes 2 : 1,2”
5. Seringlah Berdoa
Sebelum Mengaku Dosa
Berdoalah kepada Roh
Kudus untuk membimbing kamu dan membantu kamu mengingat dan merasakan
penyesalan yang tulus atas dosa-dosa kamu. Kamu bisa berdoa seperti ini
misalnya “Ya Roh Kudus datang lah dan terangilah pikiranku agar aku sungguh
mengerti dosa yang telah aku perbuat, sentuhlah hatiku agar aku bisa menyesali
segala dosa yang telah kuperbuat dan aku dapat memperbaiki dri Amin.” Kamu bisa
coba untuk mengenali penyebab dosa yang kamu lakukan seperti: Apakah kamu punya
kecenderungan yang tidak baik? Apakah itu merupakan kekurangan pribadi kamu?
Saat pengakuan Dosa
1. Tunggu Giliran Kamu
Masuk Ruang Pengakuan Dosa
Ketika tiba giliran
kamu, kamu bisa masuk dalam bilik pengakuan dosa dan berlutut di tempat yang
sudah disediakan dan mulai lah pengakuan dosa sesuai dengan urutannya. Ingatlah
bahwa pengakuan dosa sepenuhnya bersifat rahasia. Romo tidak akan pernah bisa
menceritakan dosa-dosa kamu kepada orang lain. Romo telah bersumpah untuk tidak
pernah menceritakan pengakuan dosa dalam situasi apapun bahkan di bawah ancaman
kematian. Jadi kamu hanya perlu fokus meminta pengampunan pada Tuhan dan jangan
hal itu mempengaruhi kamu.
2. Memulai Pengakuan
Dosa
Setelah kamu berlutut, Romo akan memulai pengakuan dosa dengan membuat tanda salib. Ikuti arahan Romo. Ada beberapa versi pengakuan dosa, tetapi yang paling umum digunakan adalah Ritus Gereja Katolik Roma. Ritus Gereja Katolik Roma : Buat tanda salib sambil berkata “Berkatilah saya Romo, karena saya telah berdosa” kemudian katakan sudah berapa lama sejak kamu melakukan pengakuan dosa yang terakhir. (Kamu tidak perlu juga mengingat semua dosa yang kamu lakukan, kamu hanya perlu mengingat waktu-waktu ketika kamu melakukan dosa besar. Apapun versi pengakuan dosa yang kamu lakukan, katakanlah kepada Romo mengenai dosa-dosamu. Kamu bisa menyebutkan dosa yang paling besar hingga yang paling kecil. Kamu juga tidak perlu untuk menjelaskan detail dosa-dosa kamu kecuali Romo merasa perlu untuk mengetahuinya dan ketika Romo tersebut bertanya.
Setelah Pengakuan Dosa
1. Dengarkan Romo
Setelah Romo
mendengarkan semua dosa-dosa mu, Romo akan memberikan nasihat bagaimana kamu
dapat menghindar dari dosa itu di masa depan nanti. Setelah itu baru Romo akan
meminta kamu untuk berdoa Doa Tobat dan kamu mendoakan doa ini secara tulus.
Jika kamu tidak hafal dengan doa ini, kamu bisa menuliskan di kertas atau
meminta bantuan Romo.
Pada akhir pengakuan
dosa, Romo akan memberikan penitensi atau denda dosa yang harus kamu lakukan.
Kemudian Romo akan berkata “Dengan Kuasa Gereja, aku mengampuni dosa-dosamu
dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus. Jika Romo membuat tanda salib kamu bisa
mengikuti dengan membuat tanda salib. Terakhir kamu ucapkan terimakasih kepada
Romo.
2. Lakukan Penitensi
Setelah kamu keluar
dari bilik pengakuan dosa, kembali lah ke ruang utama gereja dan cari tempat
untuk duduk dan melakukan penitensi. Berdoalah kepada Tuhan karena sudah
memberikan kamu pengampunan. Doakan lah bersama penitensi yang Romo sudah
berikan seperti beberapa doa yang harus kamu doakan, berdoalah dengan
sungguh-sungguh. Renungkan lah agar kamu tidak melakukan dosa itu lagi dan
berjanji untuk melakukan Pengakuan Dosa lagi di masa depan.
3. Pergilah dengan
Perasaan Lega dan Hidup dalam Cahaya Pengampunan Tuhan
Hiduplah dengan sukacita dan percaya diri karena Tuhan sudah dengan murah hati mengampuni dosa kamu. Tetaplah waspada, jangan gunakan pengakuan dosa sebagai alasan kamu melakukan dosa lagi. Hiduplah dengan kehendak Tuhan untuk meminimalkan kebutuhan pengakuan dosa.
Urutan Pengakuan Dosa
Masuk ke bilik
pengakuan, kemudian berlutut di hadapan Romo sambil berkata:
“Pastor, berkatilah
saya orang berdosa.” (saat Pastor memberkati, buatlah Tanda Salib).
“Ini pengakuan saya
yang pertama.” (bagi yang pertama kali menerima sakramen tobat) atau “Ini
pengakuan saya yang terakhir… minggu/bulan yang lalu.” (bagi yang pernah
menerima sakramen tobat sebelumnya).
“Dosa-dosa saya adalah
…….” (sebutkan setiap dosa yang telah diperbuat secara konkret).
Setelah mengakui segala
dosa, katakan: “Pastor, saya menyesal atas dosa-dosa saya, dan dengan hormat
saya mohon ampun, dan denda atas dosa-dosa saya.”
Dengarkan nasihat dan
penitensi (denda dosa) dari Pastor. Kemudian panjatkan doa tobat pengakuan dosa
di atas.
Lalu, Pastor memberikan
absolusi (pengampunan) di dalam nama Tuhan Yesus, dengan mengatakan: “Saya
mengampuni dosa-dosa Saudara dalam Nama + Bapa dan Putera dan Roh Kudus.”
Saat diberkati Pastor,
umat membuat tanda salib.
Setelah selesai,
ucapkan: “Terima kasih, Pastor.” Kemudian, keluar dari bilik pengakuan.
